Senin, 16 Juni 2014

BIEBER LOVE STORY "Trouble" Is A Friend (Chapter 1)






PROLOG



Camila Sabil duduk di deretan bangku taman yang ada di sekolah nya. Dia duduk sambil membaca salah satu novel yang baru saja ia beli kemarin, tanpa menghiraukan keadaan sekitarnya, camila terus membaca. tanpa ia ketahui dua pasang mata telah memperhatikannya sedari tadi.dua pasang mata coklat yang tampak menyeramkan. jika hanya dengan tatapan dapat membunuh seseorang, mungkin sudah banyak orang yang mati hanya dengan menatap dua pasang mata coklat itu.


setengah jam sudah pemilik dua pasang mata coklat itu memperhatikan Camila, tetapi gadis berambut coklat panjang itu terus saja terfokus ke tulisan-tulisan yang tersusun rapi di novel yang berjudul "Love Hurt". dengan tidak sabar pemilik mata coklat itu berjalan kearah Camila. sontak semua orang yang berada ditaman terdiam dan pandangan mereka mengikuti gerakan kemana sih pemilik dua pasang mata coklat berjalan. dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata pemilik dua pasang mata coklat duduk tepat bangku yang sama dengan Camila, gadis lugu yang tidak menyadari betapa menarik dirinya jika ia memoleskan sedikit make-up ke wajah cantiknya itu, maka semua laki-laki akan mengejarnya dan semua wanita akan dibuat iri oleh nya. Tapi tidak, Camila Sabil bukanlah gadis yang haus akan kecantikan dan ketenaran, dia hanya ingin menjalani 1 tahun terakhirnya di high school dengan tenang dan tanpa drama.


tapi benar kata pepata 'kita tidak selalu mendapat apa yang kita inginkan, tapi kita selalu mendapat apa yang kita butuhkan' pepata itu terbukti benar tepat pada saat pemilik dua pasang mata coklat itu duduk disebelah Camila dengan seringai nakal diwajahnya. dengan terpaksa Camila harus mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa yang duduk disebelah nya. sesaat setelah Camila melihat siapa yang duduk disebelahnya, tatapannya langsung terlihat bingung 'who is this boy?' tanya Camila didalam hati. matanya turun menelusuri lekuk jawah sih pemilik dua pasang mata coklat, alis nya, mata nya, hidung nya, bibir nya 'oh god his lips' lagi-lagi hati Camila berbicara. 'laki-laki ini benar-benar sempurna'.

"maaf, siapa kamu ?" tanya Camila dengan sopan kepada sih pemilik dua pasang mata coklat.

"aku ? kamu tidak tahu siapa aku ? haha berarti benar apa yang dikatakan orang tentang mu"

"memang apa yang dikatakan orang-orang tentang ku ?" oh, mata biru itu bersinar dengan lugunya, makin membuat sih pemilik dua pasang mata coklat mengagumi wanita ini.

"mereka mengatakan jika kamu adalah wanita lugu yang tidak tahu apa-apa" seringai nakal kembali muncul dimulutnya

"maksud mu ?"

"oke sebagai contoh, apa kau tahu siapa 'Trouble' ?"

"Trouble ? siswa yang selalu membikin masalah itu kan ?"

"hahahah dia bukan hanya membikin masalah di sekolah sweetheart, tapi lebih buruk dari itu, jauh lebih buruk dari itu" dan setelah mengatakan itu, dengan cepat pemilik dua pasang mata coklat ini mencium pipi Camila dengan lembut, membuat kedua bola mata Camila yang biru membesar. apa-apaan!

"hey! apa yang kau lakukan!" teriak Camila yang tak terima pipinya di cium begitu saja oleh orang yang bahkan tidak ia ketahui namanya.

"aku hanya mencium pipi mu yang sangat tembem itu, apa itu masalah ?" dengan enteng pemilik dua pasang mata coklat membalas.lalu dengan entang juga ia beranjak dari bangku dan mulai berjalan meninggalkan Camila yang terdiam sendiri dibangku itu. tapi belum 2 meter pemilik dua pasang mata coklat berjalan, ia memutar kembali badannya menatap Camila

"dan ngomong-ngomong, kau baru saja berbicara dengan 'Trouble'"





Tidak ada komentar:

Posting Komentar